Dr. H. Yasril: Sinergi Semua Unsur Kunci Pembinaan Generasi dan Pengembangan LPTQ Kecamatan Lubuk Begalung
PADANG – Sinergi dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat menjadi kunci utama dalam pembinaan generasi Qur’ani dan pengembangan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Hal tersebut ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., MA, dalam kegiatan pembinaan dan pengembangan LPTQ Kecamatan Lubuk Begalung yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lubuk Begalung, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. H. Yasril, S.Ag., MA selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Prof. Dr. H. Salmadanis, MA selaku Ketua Harian LPTQ Kota Padang sekaligus Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang, serta Dr. H. Afrizal, S.Ag., MA yang juga merupakan bagian dari Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang.
Kegiatan tersebut diikuti Camat Lubuk Begalung beserta para kepala seksi, Kepala KUA, pengurus LPTQ Kecamatan Lubuk Begalung, unsur Dewan Masjid Indonesia (DMI), Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Badan Kerja Sama (BKS) TPQ, Pondok Al-Qur’an, penyuluh agama Islam, penghulu, para lurah, serta tokoh agama se-Kecamatan Lubuk Begalung.
Dalam pemaparannya, Dr. H. Yasril menekankan bahwa pembinaan generasi Qur’ani bukan hanya menjadi tanggung jawab LPTQ, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik pemerintah kecamatan, KUA, lembaga pendidikan Al-Qur’an, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru mengaji, maupun masyarakat.
Menurutnya, pembinaan generasi harus dilakukan secara terencana dan berkesinambungan. Tujuannya bukan sekadar melahirkan qari dan qariah berprestasi dalam ajang MTQ, tetapi juga membentuk generasi yang mampu membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Prof. Dr. H. Salmadanis, MA memberikan penguatan tentang pentingnya pengembangan kelembagaan LPTQ, peningkatan kualitas pembinaan, serta penyiapan sumber daya manusia yang kompeten. LPTQ diharapkan mampu membangun sistem pembinaan berkelanjutan, mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, sehingga potensi generasi Qur’ani dapat berkembang secara optimal.
Narasumber berikutnya, Dr. H. Afrizal, S.Ag., MA, turut memberikan perspektif mengenai pentingnya dukungan dan sinergi berbagai unsur dalam pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan kehidupan keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an melalui Program unggulan Pemko Padang yakni Smart Surau dll.
Jasrizal Kepala KUA Kecamatan Lubuk Begalung,menyampaikan bahwa KUA siap mengambil peran aktif dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan LPTQ, penyuluh agama Islam, penghulu, lembaga pendidikan keagamaan, serta seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Lubuk Begalung.
Menurutnya, keberadaan TPQ, TQA, MDTA, Pondok Al-Qur’an, rumah tahfiz, masjid, dan musala merupakan potensi besar yang harus terus diberdayakan sebagai pusat pembinaan generasi Qur’ani.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengembangan LPTQ Kecamatan Lubuk Begalung semakin terarah, terorganisasi, dan berkelanjutan. Tidak hanya berorientasi pada prestasi MTQ, tetapi juga menjadi gerakan bersama dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an.
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama bahwa pembinaan generasi Qur’ani merupakan tanggung jawab kolektif. Dengan sinergi pemerintah, Kementerian Agama, LPTQ, lembaga pendidikan Al-Qur’an, dan masyarakat, Kecamatan Lubuk Begalung diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam iman, serta mulia dalam akhlak. (Humas KUA Lubeg)