Gerakan Keluarga Sakinah: Menguatkan Keluarga dengan Pernikahan yang Tercatat
Gerakan Keluarga Sakinah kembali dilaksanakan di Masjid Ikhlas Pasar Banda Buek, Jumat 25 September 2026 malam. Kegiatan yang berlangsung setelah salat Magrib tersebut menjadi ruang pembinaan dan penguatan pemahaman keagamaan bagi jamaah, khususnya dalam membangun kehidupan keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Kegiatan menghadirkan Kasi Bimas Islam, Aidil Khurdiansyah, sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya melaksanakan pernikahan secara resmi dan tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Pencatatan pernikahan bukan sekadar memenuhi ketentuan administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pasangan suami istri serta keluarga.
Beliau menjelaskan bahwa pernikahan yang tercatat akan memudahkan pasangan dalam berbagai urusan administrasi kependudukan dan keperluan lainnya. Dokumen pernikahan yang sah dan tercatat menjadi salah satu dasar penting dalam pengurusan berbagai dokumen keluarga, sehingga pasangan tidak mengalami kesulitan di kemudian hari.
Selain aspek administrasi, pencatatan pernikahan juga memiliki nilai kemaslahatan dalam kehidupan keluarga. Karena itu, Aidil mengajak jamaah untuk tidak mengabaikan proses dan persyaratan pernikahan. Setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan hendaknya mempersiapkan administrasinya dengan baik agar pernikahan dapat tercatat secara resmi di KUA.
Beliau juga mengingatkan jamaah agar turut membimbing anak dan kemenakan yang hendak menikah. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan setiap pasangan menempuh proses pernikahan sesuai ketentuan. Dengan demikian, pernikahan tidak hanya menjadi ikatan suci antara dua insan, tetapi juga memiliki kepastian administrasi dan hukum yang memberikan kemaslahatan bagi keluarga.
Kegiatan Gerakan Keluarga Sakinah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Lubuk Kilangan, Drs. H. Syafrijal, MA, didampingi para penyuluh agama dan penghulu. Melalui kegiatan ini, KUA Lubuk Kilangan terus menghadirkan edukasi keagamaan di tengah masyarakat, sebagai ikhtiar bersama mewujudkan keluarga yang sakinah, penuh ketenteraman, serta tumbuh dalam bingkai iman, tanggung jawab, dan keberkahan. (Humas Kua Luki)