H.Edy Oktafiandi,S.Ag,M.Pd, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang : Masjid Baitul Jalal “Naik Kelas”.
H.Edy Oktafiandi,S.Ag,M.Pd (Kepala kankamenag Kota Padang) :
Masjid Baitul Jalal “Naik Kelas”.
Padang — Humas, Kabar membanggakan datang dari Masjid Baitul Jalal yang kini resmi “perubahan status Mushalla menjadi Masjid” Peningkatan status ini tidak hanya terlihat dari sisi fisik bangunan, tetapi juga dari berkembangnya fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Peresmian peningkatan status menjadi masjid tersebut dihadiri oleh H.Maigus Nasir Wakil Walikota Padang, unsur pemerintah daerah, H.Edy Oktafiandi, Kepala Kankamenag Kota Padang, Camat, Kepala KUA,Lurah, Anggota DPRD, Buya Prof.Dr.H. Salmadanis,MA, Tokoh Agama, ninik mamak, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut peresmian rumah ibadah kebanggaan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu 4/4/2026 di Perumahan Jala Utama Pampangan.
H. Edy Oktafiandi (Kepala Kankamenag) dalam sambutan menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kekompakan masyarakat dalam memakmurkan masjid. “Naik kelas dari Mushalla menjadi Masjid Baitul Jalal. Hal ini merupakan bukti nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian umat dalam membangun sarana ibadah, tetapi juga aktif dalam pembinaan keagamaan,”.Masjid ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat shalat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan seperti majelis taklim, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan remaja masjid, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan Sukses Program Smart Surau dan Program Kementerian Agama yang berdampak.
Jasrizal Kepala KUA berharap agar peningkatan status ini menjadi motivasi bagi seluruh jamaah untuk semakin memakmurkan masjid. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban umat. Kita berharap kegiatan keagamaan semakin hidup dan memberi dampak positif bagi generasi muda,”.
Drs.H.Syahrial Nadir MA menyampaikan, dengan peningkatan status ini, Masjid Baitul Jalal diharapkan mampu mengembangkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat secara berkelanjutan. (Humas KUA Lubeg)