Inspiratif; Ramlan, S. Ag (Penghulu KUA Nanggalo) Sulap Barang Bekas Kembali Bermanfaat

APRI-Padang,- Disela-sela kesibukan kegiatan GOPRAK (gotong royong berdampak) pada KUA Nanggalo, Rabu (8-10-2025), terlihat ada aktivitas berbeda dilakukan Ramlan, S. Ag (Penghulu KUA Nanggalo). Beliau terlihat asik memaku dan merangkai potongan kayu bekas kursi rusak untuk bisa kembali bermanfaat dan digukan untuk berbagai kebutuhan.

Kepala KUA Nanggalo, Welhendri, MA yang sehari-hari bersama melihat secara langsung banyak inspirasi yang diberikan Bapak Ramlan, S. Ag. Beliau adalah sosok Penghulu patut dijadikan inspirasi. Tidak sebatas Penghulu yang handal dengan tugas pokok penataan administrasi pencatatan nikah dan melayani masyarakat tetapi juga karena kreativitas dan keterampilan tangannya yang luar biasa.


Barang-barang rusak yang tak lagi terpakai di lingkungan kantor, seperti kursi patah atau potongan kayu bekas, di tangan Ramlan bisa disulap menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai. Salah satu karyanya yang kini digunakan di KUA Nanggalo adalah bangku panjang hasil modifikasi dari kursi-kursi rusak dan bahan kayu bekas yang sebelumnya hanya menumpuk di gudang.


> “Daripada dibuang, lebih baik kita manfaatkan kembali. Selain mengurangi sampah, juga bisa mempercantik dan menambah fasilitas kantor,” ujar Ramlan dengan senyum ramah.


Dengan keterampilannya di bidang perkayuan dan pertukangan, Ramlan tak hanya menciptakan furnitur sederhana, tetapi juga mampu membuat perabot rumah tangga, interior ruangan, hingga melakukan renovasi bangunan. Semua dilakukan dengan alat dan bahan seadanya, serta semangat untuk memberi manfaat.


Kepala KUA Nanggalo, Welhendri, S.Ag., M.A memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Ramlan yang tidak hanya berdampak bagi lingkungan kantor, tetapi juga menjadi contoh ASN yang kreatif, dan peduli lingkungan.


> “Pak Ramlan adalah salah satu potret ASN inspiratif. Beliau tidak hanya bekerja sesuai tugas pokok, tetapi juga memberi nilai tambah melalui keterampilan dan kepedulian sosial, kita perlu banyak belajar dari beliau”. ungkap Welhendri.


Dengan adanya contoh ASN kreatif seperti Ramlan, S. Ag semoga menularkan spirit positif bagi ASN lainnya agar memberikan perhatian dan kepedulian dalam memelihara aset negara yang diadakan dari uang rakyat. Sekecil apapun nilai aset itu adalah kewajiban kita sebagai ASN memastikan keselamatannya dan manfaatnya, tambah Welhendri.


Kreativitas Ramlan sejalan dengan semangat Transformasi Layanan Kemenag dan gerakan Kemenag Berdampak, di mana setiap ASN diharapkan memberi kontribusi nyata dan positif bagi lingkungan, baik melalui tugas utama maupun inisiatif pribadi.(SR)

Share this Post