KUA Lubuk Begalung dan MIN 5 Padang Edukasi Siswa melalui Gerakan Bersih-Bersih Masjid

Padang, 10 Agustus 2026 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lubuk Begalung bersinergi dengan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Padang melaksanakan Gerakan Bersih-Bersih Masjid pada Senin (10/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Bersih-Bersih Masjid Serentak yang dilaksanakan di 81.000 masjid di seluruh Indonesia.

Di Kecamatan Lubuk Begalung, gerakan tersebut dilaksanakan pada sembilan lokasi masjid yang tersebar di wilayah kecamatan. Salah satu lokasi kegiatan adalah Masjid Baitul Muttaqin Pampangan, yang melibatkan KUA Lubuk Begalung bersama MIN 5 Padang.

Kepala KUA Kecamatan Lubuk Begalung, Jasrizal, bersama Kepala MIN 5 Padang, Yul Efendi, menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan memberikan edukasi kepada siswa madrasah tentang pentingnya menjaga kebersihan masjid bagi seluruh umat.

“Gerakan bersih-bersih masjid ini kita jadikan sebagai momentum edukasi bagi siswa. Menjaga kebersihan masjid bukan hanya tanggung jawab pengurus masjid, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah perlu ditanamkan sejak dini,” ujar Jasrizal.

Menurut Jasrizal, kegiatan tersebut memberikan pembelajaran langsung kepada siswa mengenai pentingnya kebersihan, kedisiplinan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan mereka.

Kepala MIN 5 Padang, Yul Efendi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara KUA dan madrasah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang sangat baik bagi siswa.

“Anak-anak belajar secara langsung bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan bagian dari kepedulian terhadap rumah ibadah. Mereka juga belajar bekerja sama dan bergotong royong bersama masyarakat,” ungkap Yul Efendi.

Kegiatan di Masjid Baitul Muttaqin Pampangan turut dihadiri oleh ASN, penghulu, dan penyuluh KUA Kecamatan Lubuk Begalung, pengurus dan jamaah masjid, serta majelis guru, pegawai, dan siswa MIN 5 Padang.

Siswa madrasah dan warga terlihat sangat bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Dengan penuh antusias, mereka bergotong royong membersihkan halaman, lingkungan, dan berbagai fasilitas masjid. Suasana kebersamaan terlihat semakin kuat ketika siswa, guru, pengurus masjid, jamaah, dan warga bahu-membahu menyelesaikan kegiatan kebersihan.

Semangat tersebut menunjukkan bahwa gerakan bersih masjid tidak hanya menjadi kegiatan menjaga kebersihan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian bersama terhadap rumah ibadah.

Sementara itu, delapan masjid lainnya di wilayah Kecamatan Lubuk Begalung juga menjadi bagian dari Gerakan Bersih-Bersih Masjid Serentak. Kegiatan di sembilan lokasi tersebut menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat Lubuk Begalung dalam gerakan nasional menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid.

Jasrizal berharap semangat yang ditunjukkan siswa dan warga dapat terus dipelihara dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga semangat hari ini menjadi budaya ke depan. Mari kita jadikan masjid sebagai tempat yang bersih, nyaman, dan dicintai. Dari masjid kita mendidik generasi yang peduli, berakhlak, dan memiliki semangat gotong royong,” pungkasnya.

Gerakan Bersih-Bersih Masjid Serentak menjadi momentum memperkuat sinergi KUA, madrasah, pengurus masjid, jamaah, dan masyarakat dalam mewujudkan masjid yang bersih, sehat, nyaman, serta semakin makmur dan dicintai generasi muda.(Humas KUA Lubeg)

Share this Post