Mualaf Berdaya, Islam Berjaya
Apri_Pdg— Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Mualaf (LPPM) Kota Padang menggelar kegiatan pembinaan kerohanian bagi 32 orang mualaf se-Kota Padang pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan spiritual yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang ini terlaksana atas kerja sama LPPM Kota Padang, Kemenag Kota Padang, dan Baznas Kota Padang.
Para peserta yang hadir merupakan mualaf pilihan yang diutus oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dari berbagai kecamatan di Kota Padang.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Syafrijal, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperdalam pemahaman serta pengamalan ajaran Islam bagi para mualaf dalam kehidupan sehari-hari.
"Untuk memperkuat arah pembinaan ini, kami mengusung tema 'Mualaf Berdaya, Islam Berjaya'. Kami berharap pembinaan ini mampu menjadi pijakan kokoh bagi para peserta dalam mengarungi kehidupan sebagai seorang muslim," ujar H. Syafrijal.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan materi intensif dari tiga narasumber, yakni Ketua Tim Penyelenggara Zakat Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar, Ketua Baznas Kota Padang, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Padang.
Dalam paparan materinya, Kepala Kankemenag Kota Padang menekankan bahwa mualaf merupakan saudara seiman yang wajib mendapatkan perhatian maksimal dari seluruh elemen umat Islam, baik dari aspek spiritual maupun kebutuhan hidupnya.
"Allah SWT memerintahkan kita untuk memberikan perhatian yang maksimal kepada mualaf dalam segala aspek hajat hidupnya. Pembinaan ini dilaksanakan agar perintah Allah dalam meninggikan kalimat-Nya dapat kita wujudkan bersama," tegas Kepala Kankemenag.
Beliau juga mendorong lahirnya inovasi dalam pola pendampingan umat. Para Penghulu dan Penyuluh Agama diimbau untuk semakin aktif mendampingi mualaf di wilayah masing-masing, sekaligus memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah modern.
"Hari ini dampak dakwah digital sangat besar. Mari perbanyak konten dakwah positif di media sosial. Manfaatkan juga Pojok Muzakarah di Bimas Islam maupun kegiatan muzakarah yang diselenggarakan oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Padang," tambahnya.
Kepada para mualaf, Kepala Kankemenag memberikan pesan menyentuh agar senantiasa istiqamah dan tekun mempelajari Al-Qur'an sebagai pedoman utama hidup seorang muslim.
"Islam adalah agama keselamatan, dan keselamatan itu diraih dengan mengamalkan ajarannya. Sumber utama ajaran Islam adalah Al-Qur'an, maka wajib bagi kita untuk pandai membacanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Kegiatan pembinaan spiritual ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh rasa persaudaraan dan kecintaan para mualaf terhadap ajaran agama Islam.