Perkuat Ketahanan Keluarga, APRI dan Dinas P3AP2KB Kota Padang Jajaki Kerja Sama Strategis
APRI-PDG,— Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Padang melakukan kunjungan resmi dan diskusi strategis bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang pada Senin (31/8/2026). Langkah ini diambil guna memperluas jejaring serta memperkuat program ketahanan keluarga di wilayah Kota Padang.
Rombongan APRI Kota Padang yang dipimpin oleh sang Ketua, Welhendri, didampingi oleh Penyuluh Agama Endi As'ad dan Firman. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PPA) DP3AP2KB Kota Padang, Emilzhah, bersama Adhi, Ade, serta jajaran staf dinas setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Welhendri menyampaikan bahwa sinergi antara APRI dan Pemerintah Kota Padang sangat krusial, terutama dalam penguatan tenaga konselor untuk layanan konsultasi keagamaan dan keluarga berbasis masjid. Program ini diproyeksikan menjadi "rumah besar" yang menghimpun seluruh pemangku kepentingan—baik dari sektor pemerintahan maupun swasta—yang memiliki perhatian pada penguatan fondasi keluarga.
Program konsultasi keagamaan dan keluarga berbasis masjid ini tercatat telah berjalan lebih dari satu bulan di enam kecamatan dengan pusat kegiatan berada di masjid-masjid besar kecamatan. Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, dan pengurus masjid bertindak sebagai garda terdepan sekaligus tenaga konselor lapangan.
"Masyarakat sudah merasakan manfaat langsung dari layanan ini, khususnya untuk persoalan keagamaan praktis dan rumah tangga. Namun, masalah keluarga sangat kompleks. Tidak cukup diselesaikan dari pandangan normatif agama saja, tetapi butuh solusi dari sudut pandang psikologi, ekonomi, pendidikan, hingga adat. Untuk itu, APRI hadir membangun kolaborasi dengan DP3AP2KB yang sangat konsen pada isu keluarga," ujar Welhendri.
Respons positif disampaikan oleh Kabid PPA DP3AP2KB Kota Padang, Emilzhah. Ia mengakui bahwa pihaknya sangat membutuhkan mitra kerja, khususnya dalam memberikan layanan konsultasi keagamaan dari sudut pandang hukum perkawinan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Selain itu, peran penghulu dan penyuluh agama dinilai sangat strategis dalam mendukung program Masjid Ramah Anak (MRA) serta pembinaan kelompok aktivis perempuan dan anak berbasis kelurahan di seluruh Kota Padang.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk merumuskan bentuk kerja sama formal yang nantinya dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara APRI Kota Padang dan Kepala DP3AP2KB Kota Padang. (wel)