Persiapkan Ketahanan Keluarga, 7 Pasang Catin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Nanggalo
KUA-Ngl,— Sebanyak 7 pasang calon pengantin (catin) mengikuti kegiatan bimbingan perkawinan yang diselenggarakan di ruang Balai Nikah KUA Kecamatan Nanggalo pada Selasa (1/9/2026). Suasana bimbingan berlangsung interaktif, di mana para peserta saling berbagi pengalaman, menyerap ilmu, serta membangun motivasi untuk menjadikan rumah tangga sebagai ladang amal saleh dan wadah kerja sama produktif demi meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber lintas sektor, yakni tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Lapai yang dipimpin oleh Nilam, serta jajaran Penghulu dan Penyuluh Agama yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Nanggalo, Welhendri.
Dalam sesi pemaparannya, Nilam menekankan pentingnya kesehatan reproduksi serta pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga sebagai fondasi utama ketahanan rumah tangga. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.
"Membangun kesehatan keluarga harus dimulai dari pemahaman yang baik dari calon suami dan istri. Kesehatan itu tidak hanya berbicara mengenai fisik, tetapi juga kesiapan mental dan psikologis," jelas Nilam.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Nanggalo, Welhendri, menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan konsep besar yang membutuhkan pendekatan komprehensif, termasuk dari sudut pandang ajaran agama. Menurutnya, pendekatan agama tidak sebatas pada rutinitas ibadah ritual, melainkan pemahaman mendalam atas makna dan tujuan ajaran yang melandasi kehidupan berumah tangga.
Dalam sesi materi keagamaan, Welhendri mengajak para catin merenungi kehadiran Allah SWT dalam setiap dimensi kehidupan pernikahan kelak. Ia mengupas QS. Ar-Ra'd ayat 28 untuk mengingatkan bahwa ketenangan jiwa dan kedekatan kepada Allah adalah kunci utama pasangan suami istri dalam mengarungi dinamika rumah tangga. Selain itu, pesan QS. Al-Baqarah ayat 187 juga mendasari diskusi mengenai pola hubungan ideal serta peran saling melengkapi antara suami dan istri. (wel)