Takziah di Rumah Bapak Ajisril, S. Ag, Ketua APRI Kota Padang Doakan Keluarga Ikhlas dan Sabar
APRI-Pdg,. Penghulu se-Kota Padang yang tergabung dalam APRI Kota Padang melaksanakan takziah ke kediaman Bapak Ajisril, S. Ag atas wafatnya ayahanda beliau bapak Ahmad Kali Sampono minggu lalu di kampung halaman Tampunik Kenagarian Kambang Timur Kec. Lenganyang Kab. Pesisir Selatan. Dipimpin langsung Ketua APRI, Welhendri, MA pada Senin/20-10-2025.
Dalam sambutannya, Ketua APRI mewakili pengurus dan anggota menyampaikan ucapan duka yang mendalam wafatnya bapak Ahmad ayah kandung bapak Ajisril, S. Ag. sekaligus doa keselamatan untuk almarhum. Ketua APRI menyampaikan bahwa semasa almarhum masih sakit, APRI berkesempatan berkunjung dan bersilaturrahim dengan keluarga besar di Tampunik.
Keluarga menceritakan sosok almarhum adalah seorang tokoh agama di kampungnya, tempat masyarakat bertanya soal agama. Beliaupun menguasai kitab kuning dan terlebih beliau dulunya adalah seorang angku kali yang bertugas mencatat pernikahan serta biasa memberikan nasehat bagi pasangan calon pengantin. sebab itu ada kedekatan tersendiri dan tali yang menghubungkan almarhum dengan APRI sebagai organisasi profesi penghulu. Sebab itu ketua APRI menilai bahwa jika keluarga merasakan kehilangan almarhum sesungguhnya juga adalah kehilangan yang dirasakan keluarga besar APRI.
Ketua APRI juga berpesan bahwa APRI adalah rumah besar bagi seluruh penghulu, sesuai tujuan APRI itu sendiri yaitu menjalin persatuan dan kesatuan Penghulu. beliau mengajak untuk memaksimalkan wadah APRI sebagai tempat kita bersilaturrahmi, berdiskusi, berbadi dan berempati atas musibah yang dialami penghulu dan keluarganya.
senada dengan itu ustad Ali Amran, S. Ag dalam tausiyah menyinggung ajaran kebersamaan dalam Islam saat menghadapi musibah sesuai firman Allah pada surat al-Baqarah ayat 156. maka kegiatan takziah sangat baik dan insyaallah diredhaoi Allah SWT. begitu pula ungkapan innalillahi wainna ilaihi rajiun suatu bentuk penyerahan diri kepada Allah dengan totalitas dan tanpa syarat. ini sikap sejati seorang muslim sekaligus sumber kekuatannya, maka seberat apapun musibah akan dihadapi dengan kesiapan maksimal dan ketahanan yang melebihi besarnya musibah tersebut.
penutup takziah dengan doa bersama yang dipimpin ustad H. Aprizal, MA yang diamini seluruh jemaah sehingga kegiatan penuh rahmat dan hikmah,.admin.